Tak Sekadar Jual Buah, Petani Alpukat Megaluh Jombang Buka Wisata Petik Buah

Senin, 12 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BeratapBuah.com – Membeli alpukat tak harus menunggu buah dikirim pedagang. Di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, pembeli mulai bisa datang langsung ke kebun untuk memilih sekaligus memetik alpukat dari pohonnya.

Peluang itu mulai dikembangkan Beni Saputro, 40, petani alpukat setempat. Selain memasok buah melalui tengkulak, dia kini melayani pesanan langsung sekaligus membuka kesempatan bagi pembeli untuk memetik sendiri buah yang diinginkan.

“Jadi secara tidak langsung wisata petik alpukat. Bisa petik di kebun dan pilih sendiri,” ujarnya.

Cara pemasaran tersebut mulai dijalankan sekitar dua minggu terakhir. Pembeli bisa memilih buah langsung dari pohon di kebun seluas 2.100 meter persegi yang ditanami 51 batang alpukat varietas Aligator dan Miki.

Alpukat yang dijual langsung dari kebun dibanderol Rp 25 ribu per kilogram. Selain mendapatkan buah yang dipilih sendiri, pembeli juga bisa melihat langsung proses budidaya alpukat di lahan tegalan.

Beni mengawali budidaya alpukat pada Februari 2022. Saat itu, dia melihat karakter tanah tegalan di wilayahnya yang cenderung kemerah-merahan, berbeda dengan tanah sawah. Dia juga terinspirasi petani lain yang lebih dahulu mengembangkan tanaman tersebut.

Dua tahun setelah ditanam, pohon-pohon alpukatnya mulai berbuah. Hasilnya cukup menjanjikan. Dalam satu musim, beberapa pohon mampu menghasilkan sekitar 1 kuintal alpukat. “Asalkan perawatannya baik, rutin dipupuk, buahnya bisa lebat,” bebernya.

Potensi tersebut membuat Beni mulai melihat kebun alpukat bukan sekadar tempat produksi buah, tetapi juga peluang usaha yang bisa dikembangkan melalui penjualan langsung. Dengan cara ini, pembeli memiliki pilihan untuk datang ke kebun, memilih buah, dan memetiknya sendiri.

Budidaya alpukat juga berkembang di lahan milik M Aswan, 42, warga Dusun Paras lainnya. Di lahan sekitar 2.800 meter persegi, Aswan menanam 130 pohon alpukat dari varietas Aligator, Miki, Kelud, dan Markus.

Menurut Aswan, tanaman alpukat mulai berbuah pada usia 2,5 hingga tiga tahun. Produksi meningkat ketika tanaman berusia 3,5 hingga empat tahun. Bahkan, satu pohon varietas Aligator miliknya mampu menghasilkan hingga 1 kuintal buah dalam satu musim.

Hasil panen selama ini dipasarkan kepada pedagang buah di Kecamatan Megaluh dan Perak. Permintaan pembeli rata-rata mencapai sekitar 50 kilogram per hari. Alpukat Aligator dijual Rp 25 ribu per kilogram, sedangkan varietas Miki Rp 23 ribu per kilogram.

Kepala Desa Turipinggir Gunasir Wibowo berharap perkembangan budidaya alpukat dapat mendorong semakin banyak warga memanfaatkan lahan tegalan. Potensi tersebut juga diharapkan menjadi awal terbentuknya sentra alpukat di desa setempat.

“Ke depan mudah-mudahan bisa jadi sentra atau kampung alpukat. Karena getok tular. Ditanamnya juga di tegalan, hasilnya bagus,” ujarnya.

Jika terus berkembang, kebun-kebun alpukat di Turipinggir tak hanya berpeluang memasok buah ke pasar, tetapi juga membuka ruang bagi penjualan langsung dan wisata petik buah yang memberi pengalaman berbeda bagi pembeli. (fid/naz)

Berita Terkait

HUT ke-65 Bank Jatim Cabang Jombang, JPRJ Serahkan Bibit Alpukat, Dukung Gerakan Jombang Beratap Buah
Bupati Warsubi Apresiasi Gerakan Jombang Beratap Buah, Wujud Pelestarian Lingkungan dan Peningkatan Kesejahteraan
DLH Dukung Gerakan Jombang Beratap Buah
Apresiasi Gerakan Jombang Beratap Buah Terus Mengalir
Gerakan Jombang Beratap Buah Sejalan Program Pemkab
12 Tahun Jawa Pos Radar Jombang, Bikin Gerakan “Jombang Beratap Buah”

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26

Tak Sekadar Jual Buah, Petani Alpukat Megaluh Jombang Buka Wisata Petik Buah

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58

HUT ke-65 Bank Jatim Cabang Jombang, JPRJ Serahkan Bibit Alpukat, Dukung Gerakan Jombang Beratap Buah

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:48

Bupati Warsubi Apresiasi Gerakan Jombang Beratap Buah, Wujud Pelestarian Lingkungan dan Peningkatan Kesejahteraan

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:48

DLH Dukung Gerakan Jombang Beratap Buah

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:42

Apresiasi Gerakan Jombang Beratap Buah Terus Mengalir

Berita Terbaru